Selasa, 31 Juli 2012

ALLAH MENGIKUTI PRASANGKA HAMBANYA


Ass.Wr.Wb.
Allah Mengikuti Prasangka HambaNya
Sumber : Tarbawi, 'Agar Tak Salah dalam Melangkah'

Kita tak pernah mungkin lepas dari kehendak Allah. "Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam." (QS. At-Takwir: 29). Kehendak Allah akan bicara pada kita dan kehidupan kita, rela atau terpaksa.

Banyak orang yang salah menyikapi soal ini. Ada yang berkeluh kesah, frustasi, atau melampiaskan dalam berbagai bentuk tindakan yang tidak tepat. Tapi yang lebih parah dari itu, secara prinsip, adalah ketika orang lantas menyalahkan Allah SWT. "Tuhan tidak adil," begitu gerutunya.

Untuk itulah Islam mengajarkan bagaimana seharusnya sebagai manusia kita bersikap, atas ketetapan Allah yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi pada kita.

Lorong hidup kita tidak selamanya terang.Terkadang kita harus melalui masa-masa yang gelap."Ada hari untuk kita dan ada hari yang bukan milik kita," kata seorang penyair. Bila hari ini kitalah yang merasa paling bahagia di dunia. Di hari lain, kadang kita merasa tidak ada yang paling sengsara dibandingkan kita. Itulah dunia yang berputar dibawah kehendak yang Maha Adil.

Apapun yang sedang terjadi hari ini, dalam lorong apapun kita sedang berjalan. Berbaik sangka kepada Allah harus tetap terpatri dalam hati. Dengan bersyukur atas nikmat yang Ia berikan. Karena semua yang kita dapatkan memang hanya atas kehendak-Nya. Bukan murni kehendak kita.

Berbaik sangka tidak boleh hanya terhenti pada garis kenikmatan. Seburuk apapun jatah kita hari ini, juga harus disikapi dengan berbaik sangka kepada-Nya. Sepahit apa pun kenyataan yang kita rasakan hari ini, buang jauh-jauh buruk sangka kepada kehendak-Nya.

Baik sangka melengkapi indahnya kehidupan seorang mukmin. Tidak ada yang tidak berharga dalam kehidupan seorang mukmin. Musibah yang menimpanya akan berubah dalam sesaat menjadi suatu gelombang kekuatan hidup yang semakin menambah keasrian dan keindahan. Dengan keyakinan bahwa Allah tidak akan meninggalkan hamba-Nya yang beriman.

Baik sangka kepada Allah akan merubah musibah menjadi anugerah, kesedihan menjadi kegembiraan. Karena Allah mengikuti prasangka hamba-Nya.

Hidup kita harus dipenuhi dengan berbaik sangka kepada Allah. Jangan ada ruang sekecil apapun tempat kita berburuk sangka kepada-Nya. Karena kita akan menemui kehendak-Nya sejalan dengan prasangka kita kepada-Nya.

Kehendak Allah pasti terjadi.Keputusan Allah tidak ada yang bisa menolaknya. Tetapi ternyata, dalam batas maksimal kemanusiaan kita, kita diberikan kesempatan oleh Allah untuk merubah semuanya menjadi baik, bahkan selalu lebih baik.
Wassalam,

0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Foto Saya
baron, Nganjuk/jawa timur, Indonesia
blogger ini dibuat untuk meningkatkan Dzikir Fikir Amal Shaleh